Cahaya Kehidupan

Mari kita renungkan sejenak……


Janganlah pernah menyerah kawan-kawan. Jika mereka bisa, kita tentu lebih bisa. Bangkitkan tekad, bakar semangat kita. Jangan mengejar kesuksesan, tetapi kejarlah keberhasilan. Bila kita berhasil, kesuksesan akan mengikuti kita kemana dan dimana pun kita berada. Jadilah insan yang cerdas, mandiri, dan berbudaya walau dalam kondisi penuh keterbatasan…

Ingat…. “Pengalaman adalah guru yang terbaik”. Jadi jangan berpangku menunggu guru untuk melangkah, karena guru yang utama ada dalam dirimu sendiri… “semangatmu”….

Dengarkan kata hati  !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Pendidikan dan pelajaran tak mesti diperoleh dari bangku sekolah Formal , Kita dapat belajar banyak dari peminta-minta , kita dapat belajar dari dari mereka yang tinggal dikolong jembatan, kita dapat belajar dari alam , semua itu tergantung dari sejauhmana semangat yang tumbuh dari dalam diri kita.                                                                                                                                                                                                                                                

Pengemis ini mengajarkan kepada kita , bagaimana caranya kita meningkatkan kapasitas diri Agar semasa muda ini giat belajar dan mengisi diri , untuk dapat dimanfaatkan sepanjang hayat.

Miliki keinginan berposisi  dan   kapasitas sebagai Pemberi daripada Penerima.

Pendidikan Non Formal dan Informal yang sekarang ini mendapat perhatian dari pihak pemerintah patut kita syukuri.  Jika setiap idifidu memiliki kesadaran untuk mau membelajarkan dirinya ,untuk mau mengembangkan dirinya , tentunya pemerintah kita , masyarakat kita, negara kita tidak akan terlebelakang.Untuk menumbuhkan kesadaran ingin belajar inilah yang  sangat perlu dilakukan oleh pihak pemerintah ataupun yang memiliki kapasitas dalam dunia pendidikan . Anak-anak kini banyak yang enggan bersekolah karena setiap membayar biaya pendidikan disekolah orang tuanya tidak mampu memberikan , Kita semua sudah mengetahui dan tidak dapat dipungkiri kenyataan ini , . Pemerintah telah berusaha memberikan anggaran yang selalu meningkat tiap tahunnya namun setiap tahun pula pihak sekolah berkolusi dengan pihak komite untuk memungut pembayaran dari para siswa . dana Boss, dana BOP , telah diluncurkan , namun banyak sekolah tetap berlomba memungut biaya dari pihak orang tua dengan berbagai dalih. Ini realita.

Anak ini mengajarkan kepada kita agar dapat memahami bagaimana kita memahami hidup dan kehidupan . Tak ada yang lebih berarti dari kepedulian kita memperhatikan ,menyelamatkan dan membantu mereka .

Apakah kita ingin anak-anak disekitar kita seperti mereka , Semoga kita semua tumbuh kesadaran untuk mengubah cara berfikir dan bertindak , Guru disekolah Formal mau seikit berbagi  dengan meringankan dan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan pihak orang tua , Beasiswa yang telah digulirkan oleh pemerintah benar-benar disosialisasikan kepada masyarakat melalui pemerintahan desa. Selama ini banyak yang tak berani menyekolahkan anaknya karena takut berhenti ditengah jalan pada sekolah Formal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: